Postingan

Menampilkan postingan dengan label Microcomputer

Mengenal Kode Aritmatika Dan Flag Microcomputer

Setiap arahan aritmatika dan budi kuat pada register status pada prosesor atau yang disebut dengan istilah flag. Carry Flag (CF), flag ini bernilai 1 kalau ada unsigned overflow. Contoh ketika menambah byte 255 + 1, jadinya tidak di jangkauan. Saat tidak ada overflow flag ini bernilai 0. Zero Flag (ZF), bernilai 1 kalau jadinya zero. Untuk hasil selain zero, bernilai 0. Sign Flag (SF), bernilai 1 kalau jadinya negative. Saat jadinya positive bernilai 0. Sebenarnya flag ini mengambil nilai dari MSB (Most Significant Bit). Overflow Flag (OF), bernilai 1 ketika ada signed overflow. Contohnya, kalau menambah byte 100 + 50, jadinya diluar nilai -128 dan 127. Parity Flag (PF), bernilai 1 kalau ada angka genap dari satu bit dalam jadinya , dan di set ke 0 kalau ada angka ganjil. Jika jadinya berupa word hanya 8 low bit yang diperiksa. Auxiliary Flag (AF), bernilai 1 kalau ada unsigned overflow untuk low nibble, 4 bit. Interrupt Enable Flag (IF), kalau flag bernilai 1 CPU mendapat inter...

Mengenal Interrupt Procedure Dan Macro Microcomputer

Dalam emu8086, interrupt sanggup dipandang sebagai sejumlah function. Fuction ini memudahkan pemrograman, bahkan menulis kode untuk mencetak karakter. Dengan pemanggilan interrupt maka function tersebut akan menjalankan tugasnya. Selain itu ada juga interrupt yang berkerja dengan disk drive dan hardware lainnya. Pada ketika melaksanakan pemanggilan suatu perintah hal itu dinamakan software interrupts. Interrupt juga dipicu oleh hardware lainnya, ini disebut hardware interrupts. Materi kali ini akan membahas pada software interrupts. Untuk menciptakan software interrupt ada suatu arahan yaitu INT, dengan syntax: INT value. Dimana value berupa angka antara 0 sampai 255 (atau 0 sampai 0FFh), pada umumnya memakai dalam hexadecimal. Setiap interrupt masih punya sub-function, sehingga keseluruhannya ada lebih dari 256 function. Untuk memilih suatu sub-function register AH harus tentukan terlebih dahulu sebelum pemanggilan interrupt. Tiap interrupt memiliki sampai 256 sub-function, jadi didap...

Pengetahuan Dasar Aktivitas Assembler Dan Konstruksinya

Gambar
Bahasa Assembly atau bahasa rakitan ialah bahasa komputer yang posisinya ada di antara bahasa mesin dengan bahasa pemrograman dengan tingkatan lebih tinggi, semisal C. Suatu bahasa pemrograman sanggup disebut sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi bila semakin ibarat bahasa manusia, yang mana semakin gampang dipahami orang awam. Untuk bahasa mesin sendiri, merupakan kumpulan kode biner (binary code) yang merupakan perintah yang dijalankan oleh komputer. Komputer sendiri bekerja dengan budi biner, On atau Off, High atau Low, 1 atau 0. Sedangkan untuk bahasa rakitan memakai mnemonic code untuk menggantikan kode biner, dengan tujuan lebih gampang dalam penulisan dan dipahami manusia. Suatu aktivitas yang ditulis dalam bahasa rakitan terdiri dari label, kode mnemonic, dan lain sebagainya, yang pada umumnya disebut dengan istilah source code. Source code tersebut belum sanggup dijalankan eksklusif oleh komputer, sehingga perlu untuk diterjemahkan terlebih dahulu ke bahasa mesin yakni da...